Showing posts with label Kota Bangun. Show all posts
Showing posts with label Kota Bangun. Show all posts

Wednesday, 18 March 2015

Kunjungan TK RA Lentera Bunda ke PLN Rayon Kota Bangun

Assalamu'alaikum

Haii ketemu lagi.. kali ini saya mau berbagi foto soal kunjungan murid2 TK RA Lentera Bunda ke PLN Rayon Kota Bangun, hari Jumat tanggal 13 Maret 2015. Seru dan super rame bangeeet hehe. Mereka berkunjung dalam rangka pengenalan profesi. Kali ini saya tidak akan banyak menulis (edisi malas menulis hehe) jd share foto2 saja yaa.

Sambutan dari pak Luki

Menonton bersama film kartun Bili si Bijak listrik

Game Seru

Pemgenalan profesi bareng 3 mas ganteng (cc : ined, hafid, alvin)

Kata om Megan jgn bermain layangan dekat kabel listrik nanti bisa kesetrum, mati dan masuk surga :D toeng!!

Pengenalan trafo

Behind the scene, thank u mbak weni, shaidah dan ibu2 wali murid

Serah terima kenang2an dan pembagian bingkisan

Baiklah sampai disini dulu ya sharing fotonya, mau mengucapkan terima kasih pada semua pegawai PLN Rayon Kota Bangun atas suksesnya acara kemarin dan makasih juga buat Iqbal atas sharing fotonya.








Friday, 27 February 2015

Banjir di Kota Bangun

Assalamu'alaikum...

Malam ini bingung mo ngapain hahaha sepiii kiddos udah pada tidur semua, baiklah mari menulis sambil menunggu Pak Luki datang. Sebenarnya sudah lama saya ingin posting soal banjir yang melanda Kota Bangun (kondisi saat ini air sudah surut). Ini pengalaman pertama yang seruu buat saya, karena biasanya banjir kan identik dengan kesedihan, justru ini sebaliknya, warga Kota Bangun sangat menikmatinya. Masih ingat kan jalan kayu yang saya lewati bersama kiddos? Nah dijalan itu air hampir naik ke jalan, banyak sekali pemandangan menarik disana, salah satunya adalah perahu yang ada disamping jalan kayu yang digenangi air.

Mencari ikan dengan perahu di genangan air sungai

Kakak ubai juga merasakan pengalaman yang belum pernah dirasakan selama tinggal di kota, yaitu memancing rame2 bareng teman, pulang2 bawa 2 anak ikan patin, betapa hebohnya si Akmal dan Ryu ketika melihat anak ikan patin yang masih hidup (sayang fotonya terhapus hiks). Selain memancing kakak juga berenang digenangan air, awalnya minta ijin mau melihat temennya berenang, ternyata begitu pulang badannya basah semua hahaha seruuu!!!

Banjir membawa berkah dan kebahagiaan tersendiri

Banyak anak2 maupun orang dewasa mencari ikan digenangan air samping pasar tambak sari (gambar no 1), warung kue acil didalam pasar juga kebanjiran (gambar no 2), air juga naik sampai kejalanan pas didepan rumah yuna aka mawar, seru banget liat mereka pada berenang rame2 (gambar no 3) daaaan yang paling menarik bagi saya adalah ketika melihat lapangan sepak bola menjadi kolam renang dadakan hihihi (gambar no 4)
Masjid Agung Liang Kota Bangun (Masjid tertua di Kota Bangun)

Masjid tertua di Liang Kota Bangun juga terendam banjir, ah jadi ingat Acil wadai rumahnya pas dipinggir sungai mahakam, pasti panen ikan tuh hihihi. Baiklah sampai disini dulu yaaa ceritanya (sambil lihat jam, suami blm pulang hahaha).


Buras ala Kutai

Assalamu'alaikum

Haiii.... nulis lagi deh padahal tadi pagi udah nulis heheh. Pas banget tadi abis jemputin Akmal di skul, dipanggil sama ibu Maing (tetangga depan rumah) mau makan2 katanya. Yay....kalo udah diajak makan2 begitu ga bakal nolak deh saya. Jadi langsung deh belok ke tetangga depan, alias ga pulang hahaha, disuguhin makan siang Soto Kutai. Alhamdulillah rasanya enak, mirip dengn Soto Banjar, bedanya adalah soto Kutai tidak pakai ampal (perkedel singkong). Seru banget kumpul2 walaupun saya tidak mengerti bahasa Kutai (pasang senyum hihi), ibu2 aka bubuhan ladies sedang memasak Buras. Ternyata buras tidak hanya ada di Sulawesi saja, di Kutai juga ada lo!

Buras ala Kutai

Buras ala Kutai ini berbeda sekali dengan Buras ala Sulawesi. Buras ala Kutai dimasak dengan menggunakan bumbu lengkap dengan rempah kari dan dicampur dengan ikan gabus rebus yang sudah dihaluskan (ikan haruan). Hmmm aromanya wangi bangeet, penyajiannya juga berbeda dengan Buras Sulawesi, kalo buras Kutai disajikan dengan lontong, soun dan ditaburi bawang goreng. Kalau Buras Sulawesi terbuat dari beras yang dicampur dengan santan dibungkus daun pisang lalu direbus dan disajikan dengan ikan tongkol bumbu merah, atau bumbu kacang atau dengan ayam lengkuas.

spoiler for Buras khas Bugis (sumber : bloggerbugis)


Behind the sceene Buras dengan bubuhan ladies 

Terimakasih banyak ibu2 bubuhan ladies khususnya ibu Maing, sudah mengundang saya untuk kumpul2. Saya jadi banyak mengetahui apa itu bumbu tanah, soto Kutai, buras Kutai dan asam putaran yay!!!! (Ibu Zubir terimakasih banyaak udah mau nganterin burasnya kerumah).








Thursday, 12 February 2015

Campur campur

Assalamu'alaikum..

Akhirnya bisa update lagi setelah kemarin sibuk di dunia perotian (sambil ngunyah lapsur hihi). Banyak yang ingin saya posting disini, oleh2 dari perjalanan yaitu foto2 hihi. Hari minggu kemarin jalan2 ke Samarinda dan kebetulan juga 11th anniversary (suit suit..) Terima kasih atas kado manisnya hun muaah (uhuk).


Perjalanan menuju Tenggarong

Mampir di Tenggarong sebentar hanya untuk foto2 hahaha udah dari kapan hari pengen foto dan baru kesampaian kemarin, padahal sering banget dilewatin.

Creative Park Tenggarong

I love them so much (masih di craetive park)

Fotonya ga banyak soalnya kalo pas jalan gitu kadang suka malas foto2, ntr deh saya update foto2 di Tenggarong hehe. Untuk menuju Samarinda harus menyeberangi Sungai Mahakam dulu naik fery kayu, sebelumnya si lewat jembatan, berhubung jembatannya runtuh akhirnya melalui kapal fery.

Menyeberangi sungai Mahakam
Baiklah cukup sampai disini aja perjalanan hari minggunya, karena selama di Samarinda tidak ada foto sama sekali. Lanjut aja yuk jalan2 saya di tanah pindah kota bangun. Sebenarnya saya ke tanah pindah hanya untuk bersilaturahmi dengan Acil wadai (acil = tante dan wadai = kue #bahasabanjar), sekalian pengen tau juga tanah pindah itu seperti apa. Daan seperti biasaa sudah siap hp di dompet untuk foto2. Yay lewat jalanan kayu lagii sekarang saya sudah tidak takut lagi lewat di jalan kayu.

Lewat jalan kayu di gg. sepupu

Suasana sore hari di tanah pindah

Foto bagian samping rumah acil

Sungai mahakam di samping rumah acil

Perjalanan pulang lewat jalan kayu gg. Flamboyan

Sampe rumah nonton bal2an pegawai PLN koba

Masih ada satu keinginan ni yaitu naik perahu di kota bangun hihi, tau ga rawa2 disamping jalan kayu itu kalo musim hujan dan air sungai meluap bisa dilewati perahu lo, jadi jangan heran kalo rumah2 dikota bangun tinggi2 dan terbuat dari kayu ulin yang apabila kena air akan semakin kuat! Makasih mbak weny udah ngijinin saya untuk share foto di blog. Liburan kita naik perahu yuk!! 
Serunya naik perahu di luapan air sungai

Anak mbak weny naik perahu